10 Jenis Vitamin untuk Ibu Hamil yang Kaya Akan Manfaat

Minggu, 7 Agustus 2022 – 01:33 WIB

VIVA Lifestyle – Selama kehamilan asupan vitamin untuk ibu hamil sangatlah penting untuk mendukung kesehatan serta perkembangan ibu dan calon buah hati. Vitamin untuk ibu hamil penting untuk dikonsumsi setiap hari agar memberikan kebutuhan nutrisi yang cukup bagi keduanya. 

Ibu hamil sangat dianjurkan untuk memerhatikan asupan makanan yang dikonsumsinya, termasuk asupan vitamin untuk mereka. Di mana, setiap makanan yang dikonsumsi harus memiliki kandungan nutrisi serta vitamin yang baik untuk kesehatan ibu dan janin.

Namun, ada juga para ibu hamil yang terpaksa harus menutup kekurangan vitamin untuk tubuh dan janinnya dengan mengonsumsi berbagai tambahan vitamin untuk ibu hamil.

Pentingnya Vitamin untuk Ibu Hamil

Ilustrasi ibu hamil.

Selama kehamilan, Anda membutuhkan lebih banyak asam folat dan zat besi dari biasanya. Inilah alasannya:

  • Asam folat membantu mencegah cacat tabung saraf. Cacat ini merupakan kelainan serius pada otak janin dan sumsum tulang belakang. Idealnya, Anda akan mulai mengonsumsi asam folat ekstra setidaknya 3 bulan sebelum Anda hamil.
  • Zat besi mendukung perkembangan plasenta dan janin. Zat besi membantu tubuh Anda membuat darah untuk memasok oksigen ke janin. Zat besi juga membantu mencegah anemia, suatu kondisi di mana darah memiliki jumlah sel darah merah sehat yang rendah.

Vitamin Ibu Hamil Apa yang Terbaik?

Ilustrasi aneka jenis vitamin.

Ilustrasi aneka jenis vitamin.

Vitamin prenatal tersedia tanpa resep di hampir semua apotek. Penyedia layanan kesehatan Anda mungkin merekomendasikan merek tertentu atau menyerahkan pilihan kepada Anda.

Selain memeriksa asam folat dan zat besi, carilah vitamin prenatal yang mengandung kalsium dan vitamin D. Mereka membantu meningkatkan perkembangan gigi dan tulang bayi. Mungkin juga bermanfaat untuk mencari vitamin prenatal yang mengandung vitamin C, vitamin A, vitamin E, vitamin B, seng dan yodium.

Selain itu, penyedia layanan kesehatan Anda mungkin menyarankan dosis nutrisi tertentu yang lebih tinggi tergantung pada keadaan. Misalnya, jika Anda melahirkan bayi yang memiliki cacat tabung saraf, penyedia layanan kesehatan Anda mungkin merekomendasikan suplemen terpisah yang mengandung asam folat dosis tinggi,  seperti 4 miligram (4.000 mikrogram) sebelum dan selama kehamilan berikutnya. kehamilan.

Tetapi secara umum, hindari mengonsumsi vitamin prenatal atau multivitamin ekstra dengan dosis melebihi kebutuhan Anda setiap hari. Beberapa vitamin dalam dosis tinggi dapat berbahaya bagi bayi Anda. Misalnya, vitamin A ekstra selama kehamilan berpotensi membahayakan bayi Anda.

Artikel ini bersumber dari www.viva.co.id.

Tinggalkan komentar