Wisata

Gua Petruk, Jawa Tengah

Gua Petruk adalah situs geologi yang terbentuk dari proses alam di di Kawasan Karst Gombong Selatanyang terletak di Dusun Mandayana , Desa Candirenggo, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Gua yang keseluruhannya terbentuk dari kapur ini memiliki panjang hingga 2 Km  dengan panjang jelajah 100 meter hingga 664 meter, lebar rata-rata 14 meter, dan tinggi rata-rata 32 meter. Gua ini berjarak 7 Km dari Gua Jatijajar, 38 Km dari pusat Kota Kebumen dan 24 Km dari Gombong . wisatawan dapat menggunakan transportasi umum, serta kendaraan pribadi, untuk mencapai situs  ini. Jika dilihat dengan mata telanjang, Gua Petruk memiliki 3 level. Di tingkat pertama adalah dasar gua, gua Hindu dan gua Petruk. Di tingkat pertama, wisatawan tidak akan menemukan apa-apa, kecuali kelelawar yang hidup di gua ini, ditemani dengan bau tak sedap. Bau ini membuat banyak wisatawan tidak melanjutkan perjalanan mereka untuk menyelesaikan tur mereka di Gua Petruk. Bagian kedua dari gua ini disebut Gua Semar, di mana ada banyak bebatuan yang indah. Di bagian terakhir ini, wisatawan dapat menemukan pesona stalaktit dan stalagmit.

Jika berjalan hinga ujung gua, maka para wisatawan akan menemukan sebuah air terjun besrta pantai yang membuat mereka berdecak kagum. Menurut masyarakat yang tinggak di sekitar gua, nama Petruk berasal dari sebuah batu yang membentuk stalaktit atau pun stalagmit di dalam gua, yang mempunyai bentuk seperti hidungnya Petruk. Petruk adalah nama tokoh Ponokawan, yaitu salah seorang anak Ki Semar yang berbadan tinggi, namun hidungnya sangat mancung. Akan tetapi, yang ditawarkan Gua Petruk ini, bukanlah ingin memperlihatkan idung mancung Petruk, yang terdapat di gua, aan tetapi gua Petruk ingin menawarkan panorama yang mengagumkan. Untuk jasa pemandu wisata, para wisatawan akan dikenakan tarif sebesar 25.000 rupish, di area wisata ini.

Di aea wisata Gua Petruk, tidak disediakan tempat penginapan, seperti hotel atau losmen. Para wisatawan yang ingin bermalam, akan bermalam di rumah penduduk setempat, atau lebih dikenal dengan nama homestay, dengan biaya yang cukup mrah. Apa bila ada wisatawan yang tidak berkenan melakukan home stay, maka mereka harus ke luar dari area wisata, untuk mendapatkan penginapan seperti yang mereka inginkan. Untuk kegiatan wisata lain yang dapat dilakukan oleh para wisatawan, adalah memanjat tebing, karena di sini terdapat tebing putih, yang bernama built Petruk. Pengelola kawasan ini meberikan fasilitas seperti: Lampu, Headlamp, Helm, Sepatu boot dan Pemandu Gua, agar para wisatawan merasa aman dan nyaman dalam melakukan wisata di area Gua Petru ini. Pemandu wisata di area ini, bertugas untuk memandu kita, selama masuk ke dalam Gua Petruk.