Uncategorized

Francesco Coco: Transfer Termahal, Redup di Usia Muda

Francesco Coco merupakan seorang mantan pemain sepak bola berkebangsaan Italia yang berposisi sebagai pemain belakang. Dia memulai kariernya di klub remaja AC Milan. Coco lahir di Kota  Milan pada tanggal  8 Januari 1977. Coco pernah membela beberapa klub besar di Italia, seperti: AC Milan, Vicenza Calcio, Torino F.C., Internazionale, FC Barcelona, dan AS Livorno Calcio.

Francesco Coco merupakan hasil karya dari akademi AC Milan. Francesco Coco bergabung ke Rossoneri sejak tahun 1993. Saat itu, Coco masih berusia 16 tahun. Coco menembus skuad utama pada 1995 namun lebih sering menjalani masa peminjaman. Dalam kiprahnya di dunia persepakbolaan Italia, Francesco Coco, walaupun ia memegang posisi bek, tetapi ia merupakan pemain yang serba bisa.. Dia biasanya beroperasi sebagai bek sayap kiri. Akan tetapi, oleh karena Coco memiliki kecepatan, stamina dan tekniknya yang luar biasa, Coco juga sering dipasang di pos gelandang sayap. Saat bersama AC Milan, Coco membangun reputasi sangat tinggi. Ketenaran kiprahnya melesat lebih dahsyat dari capaiannya di dunia sepak bola yang diperhitungkan di dunia.

Di timnas Italia, dia bermain 17 kali. Coco banyak berkiprah dengan klub Milan. Karirya diawali melalui klub pertamanya, yaitu dengan menjadi punggawa klub raksasa Italia, yaitu AC Milan. Coco berada di klub tersebut antara tahun 1993 dan tahun 2002. Pada tahun 2002 tersebut, Klub AC Milan memperdagangkan Coco ke Inter, dengan mempertukarkan Coco dengan Clarence Seedorf. Pada pertukaran tersebut, Coco ditransfer dengan harga 28 juta Euro.

Karir Coco sempat terhenti di Nerazzuri, karena ia mengalami cedera yang cukup fatal, dan membuatnya harus menjalani operasi punggung, pada bulan November 2003. Saat itu, Coco mengatakan bahwa ia akan keluar tidak lebih dari sebulan.  Akibat cedera tersebut, Coco hanya menuntaskan di 42 pertandingan, hingga akhirnya pensiun di usia 30 tahun pada 2007. Sementara itu Seedorf sukses besar bersama Milan. Memang takdir manusia tidak dapat diprediksi oleh manusia itu sendiri. Dalam kakrir Coco, ternyata cedera tersebut membuatnya kembali dalam pertandingan setelah  dua tahun beristirahat. Francesco Setelah sembuh dari cederanya, Coco dipinjamkan ke Livorno, setelah menolak pindah ke Newcastle United, walaupun bermain pertandingan persahabatan melawan FC Yeading mana dia terkesan dengan kemenangan kandang 5-0. Pada tahun 2007, ia batal dikontrak Manchaster City, karena kedapatan merokok di lapangan.