Pilkada 2018

Keinginan Aswari-Irwansyah Mewujudkan Sumatera Selatan Yang Baru

Sejak muda, Aswari-Irwansyah terbiasa bersikap mandiri untuk menghidupi biaya sehari-hari dengan cara berjualan saat berkuliah. Uniknya, saat muda, keduanya memiliki jenis usaha yang sama, yaitu jualan martabak dan cuci mobil.

Walaupun berasal dari keluarga dengan ekonomi serba kecukupan, tidak membuat calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan nomor urut dua ini terlena menikmati harta orangtua.

Hal ini menunjukan bahwa, jika Aswari-Irwansyah terpilih memimpin bumi sriwijaya ini, bisa berkerja maksimal memanfaatkan setiap peluang untuk terus mensejahterakan masyarakat Sumatera Selatan.

“Kak Wari (Aswari Rivai) saat muda merantau ke Ibu Kota DKI Jakarta berjualan di Tanah Abang. Memulai semua dari nol. Dimulai dari usaha kecil-kecilan, alhamdulillah dapat memenuhi kebutuhan dan sebagian disisihkan menabung,” ungkap Aswari saat dihubungi, Rabu (4/4/2018).

Bupati nonaktif Lahat sekaligus penerima penghargaan Bintang Jasa Utama Tahun 2016 dari Presiden Joko Widodo ini mengungkapkan rasa syukurnya, lantaran pilihannya untuk bersikap mandiri saat muda, menghantarkan dirinya sampai sekarang. Diantaranya, keberhasilannya membangun Lahat dua periode dengan sejumlah peninggalan prestasi yang cemerlang.

Di tangan Aswari yang juga Ketua DPD Gerindra Sumatera Selatan, bayangan Lahat yang semulanya banyak dianggap orang daerah rawan, kini justru banyak dibangun hotel, fasilitas masyarakat, yang menyebabkan investor berdatangan tentunya berdampak pada kenaikan APBD daerah. Pada kepemimpinan Aswari, APBD Lahat naik dari Rp700 miliar menjadi Rp1,9 triliun.

Keinginan Aswari-Irwansyah Mewujudkan Sumatera Selatan Yang Baru

Keberhasilan Aswari ini menunjukan bahwa, dirinya bersama Irwansyah mampu membawa perubahan untuk Sumatera Selatan yang lebih baik.

“Insya Allah tanggal 27 Juni nanti akan terwujud Sumsel baru. Seperti perbaikan infrastruktur, ekonomi kerakyatan, pelayanan kesehatan, sumsel benderang, dan lainnya yang berpihak pada rakyat,” ungkap Aswari.

Serupa, Irwansyah juga berhasil memimpin Pangkalpinang yang banyak meraih prestasi nasional sampai internasional. Saat dilantik tahun 2013, anak mantan Sekretaris Daerah (sekda) Sumatera Selatan ini dinobatkan sebagai walikota termuda se-Indonesia. Dengan demikian, menunjukan bahwa tidak hanya muda, Irwansyah juga merupakan sosok yang berprestasi.

Di tangan, Irwansyah yang juga Chairman PT Arena Sirkuit International ini, banyak membawa terobosan baru. Diantaranya kejuaraan internasional seperti MXGP pernah digelar dengan tujuan memajukan pariwisata daerah.

Pada akhir masa jabatannya, Irwansyah berhasil menuntaskan komitmen satu periodenya memimpin Pangkalpinang. Alasannya, ialah keinginan mengabdi di kampung halaman sang Ibu, Nyimas Djamila, di Kompeberayun, 23 Ilir, Palembang.

“Sejak awal saya dilantik memang sudah berkomitmen hanya satu periode saja. Sekarang, insyaAllah saya ingin mengabdi di kampung halaman Ibunda,” kata Irwansyah.