Pilkada 2018

ASRI Siapkan Kartu Sumsel Cerdas Untuk Bantu Pendidikan Anak-anak

Fatimah (45), sejak ditinggal sang suami meninggal dunia, praktis menjadi orang tua tunggal sekaligus sebagai Kepala Yayasan Anak Yatim Piatu Amar Maruf Nahi Munkar, Desa Tugumulyo, OKI. Kondisi itu tidak membuat Fatimah menyerah, dan tetap dengan gigih menghidupkan yayasan yang sudah dibesarkan oleh suaminya sejak 2009 silam.

Di tempat ini Fatimah menjadi Ibu tidak hanya untuk anak biologisnya, melainkan seluruh anak yatim piatu di sini, tanpa terkecuali.

“Keseharian saya hanya mengurusi anak-anak di sini. Meski saya tidak bekerja di tempat lain, Alhamdulillah rejeki terus mengalir berkat ridho Allah SWT,” ungkap Fatimah kepada Calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) nomor urut 2, Muhammad Irwansyah, yang melakukan silaturahmi dan Salat Dzuhur bersama, Kamis (29/3).

Menurut Fatimah, sehari-hari anak-anak di tempatnya belajar mengaji dan menempuh pendidikan formal di sekitar lingkungan yayasan. Untuk biayanya, Fatimah mengandalkan bantuan donatur dan masyarakat setempat.

Berbagai upaya sudah dilakukan Fatimah untuk memperjuangkan hak-hak anak-anak asuhnya, Terutama untuk pendidikan. Ia berharap, siapapun nanti yang memimpin Sumsel nanti dapat bersikap amanah, dan memerhatikan pendidikan anak-anak tanpa tebang pilih. “Mudah-mudahan dapat menjadi pemimpin yang amanah dan dipercaya oleh rakyat. Insya Allah,” ungkap Fatimah.

ASRI Siapkan Kartu Sumsel Cerdas Untuk Bantu Pendidikan Anak-anak

Cawagub nomor urut 2 Muhammad Irwansyah mengatakan, kehadirannya di yayasan tersebut tidak lebih untuk bersilaturahmi, bukan berkampanye. Ia salut kepada Fatimah, yang tetap komitmen membantu mencerdaskan anak-anak asuhnya, walaupun dalam kondisi serba terbatas.

“Cerita Ibu Fatimah ini sangat perlu diapresiasi. Niat tulus beliau untuk terus mencerdaskan anak-anaknya ini merupakan hal yang luar biasa. Insya Allah keberkahan akan terus mengalir,” ungkap Irwansyah, saat ditemui usai melaksanakan dzuhur berjamaah.

“Insya Allah jika Aswari-Irwansyah terpilih, kami sudah menyiapkan program pendidikan dalam Kartu Sumsel Cerdas (KSC) untuk bantuan pendidikan anak-anak,” lanjut Irwansyah.

Diberitakan sebelumnya, nantinya siswa penerima KSC, mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA) akan menjadi alat penyalur bantuan subsidi dana belajar siswa. Kemudian siswa yang mempunyai KSC, diharapkan dapat lebih semangat lagi bersekolah.

Paslon yang diusung oleh Geridra dan PKS ini berharap, melalui KSC mampu menurunkan angka putus sekolah di Sumsel.