BaliBangka BelitungBantenBengkuluDaerahDaerah Istimewa YogyakartaDKI JakartaGorontaloJambiJawa BaratJawa TengahJawa TimurKalimantan BaratKalimantan SelatanKalimantan TengahKalimantan TimurKalimantan UtaraKepulauan RiauLampungMalukuMaluku UtaraNanggro Aceh DarussalamNusa Tenggara BaratNusa Tenggara TimurPapua BaratPapua.PolitikRiauSulawesi BaratSulawesi SelatanSulawesi TengahSulawesi TenggaraSulawesi UtaraSumatera BaratSumatera SelatanSumatera Utara

Sindiran Prabowo Terkait Nasib BUMN Di Era Jokowi, Seperti Sedang Terancam

Sindiran Prabowo Terkait Nasib BUMN Di Era Jokowi, Seperti Sedang Terancam

Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra mengucapkan terima kasih, lantaran sudah  dijamu Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediamannya, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Prabowo menilai, dia punya chemistry yang baik dengan SBY.

“Jadi, kami merasa chemistry-nya sangat baik, karena dasar latar belakang pemikiran kita sama, sangat prihatin kondisi perkembangan bangsa, terutama keadaan ekonomi bangsa,” kata Prabowo di Kuningan, Jakarta, Selasa 24 Juli 2018.

Prabowo menyampaikan, SBY sudah banyak berkeliling Indonesia selama ini untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Sama dengannya, yang juga sudah berkeliling Nusantara.

“Kami menangkap adanya harapan rakyat untuk adanya suatu perubahan di negara ini,” ujar Prabowo.

Sindiran Prabowo Terkait Nasib BUMN Di Era Jokowi, Seperti Sedang Terancam

Prabowo juga menyebut di masa pemerintahan SBY dulu, keadaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bisa terjaga dengan baik. Tidak seperti di masa pemerintahan Joko Widodo, saat ini seperti sedang terancam.

“Sekarang kita risau, karena BUMN-BUMN menurut pendapat saya, BUMN adalah pertahanan terakhir Republik Indonesia. Jadi, kalau BUMN terancam, negara terancam. Itu pendapat saya,” kata Prabowo.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) siap menjual aset-asetnya kepada pihak swasta. Hal ini merupakan bagian dari rencana bisnis guna meningkatkan kinerja portofolio bisnis Pertamina ke depan.

Adapun rencana tersebut mendapat protes dari pegawai Pertamina yang melakukan aksi turun ke jalan. Mereka meminta kepada Menteri BUNM Rini Sumarno untuk menjual aset Pertamina.