Nasional

Sebanyak 500 Beswan Djarum Ikuti Kompetisi Writing Competition Djarum Beasiswa Plus 2018

Sebanyak 500 Beswan Djarum Ikuti Kompetisi Writing Competition Djarum Beasiswa Plus 2018

Writing Competition Djarum Beasiswa Plus 2018 kembali diselenggarakan Djarum Foundation. Kompetisi tersebut ditujukan bagi 500 Beswan Djarum atau mahasiswa penerima program Djarum Beasiswa Plus 2017/2018 yang tersebar di 90 perguruan tinggi ternama di seluruh penjuru Indonesia.

“Writing competition merupakan salah satu program Djarum beasiswa plus yang memfasilitasi penerima beasiswa kami untuk berpikir kritis terhadap berbagai permasalahan bangsa dan menuangkan gagasannya dalam bentuk esai berdasarkan keilmuan yang ditekuninya. Serta mempresentasikan hasil olah-otak tersebut dalam sebuah presentasi,” tutur Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Laksmi Lestari dalam acara Final Nasional Writing Competition Beswan Djarum 2018 di Hotel Ciputra, Jakarta, Selasa 4 September 2018.

Dia menuturkan, kompetisi ini merupakan program soft skills lanjutan dari dua soft skills utama yang telah diberikan, yaitu Character Building dan Leadership Development.

“Mereka telah mendapat pembekalan karakter serta kepemimpinan menjadi sosok pemimpin yang visioner, komunikatif serta membawa pengikutnya menuju perubahan yang lebih baik,” kata Laksmi.

Sebanyak 500 Beswan Djarum Ikuti Kompetisi Writing Competition Djarum Beasiswa Plus 2018
Sebanyak 500 Beswan Djarum Ikuti Kompetisi Writing Competition Djarum Beasiswa Plus 2018

Laksmi menjelaskan sebelum melaju ke tahap final nasional, para peserta terlebih dahulu menjalani kompetisi di fase regional yang dibagi dalam 4 wilayah, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya. Dari setiap wilayah tersebut terpilih 2 mahasiswa yang mewakili kategori Humaniora, Budaya dan Ilmu sosial serta dua mahasiswa lainnya yang mewakili kategori Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).

Adapun para pemenang dari kategori Humaniora, Budaya dan Ilmu Sosial adalah Mahasiswa dari Universitas Diponegoro, Verana Kartika Sari dengan gagasan reverse logistic menjawab stigma bahwa Indonesia menjadi negara penyumbang sampah terbesar kedua di dunia.

Sementara Mahasiswa jurusan manajemen Institut Pertanian Bogor, Jowala Parmala Saga menjadi juara 1 untuk Kategori Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Para pemenang tersebut diberikan apresiasi sebesar Rp 20 juta bagi juara pertama, Rp 15 Juta untuk juara kedua dan Rp 10 Juta bagi juara ketiga.

Ketua Dewan Juri, Eka Intan Kumala Putri mengatakan, kompetisi yang digagas Djarum Foundation ini merupakan upaya nyata dalam memajukan dunia literasi di Indonesia, terlebih lagi hal tersebut berguna sebagai dorongan bagi mahasiswa yang ingin menghasilkan sebuah karya tulis ilmiah.

“Kompetisi seperti ini harus terus dijalankan karena ini membuat mahasiswa lebih terlatih dalam membuat karya tulis dan pada akhirnya bisa memberikan sumbangan berharga terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat,” ungkap Eka.