Nasional

Launching Beyond Grateful, Puluhan Anak Difabel Ikuti Lomba Mewarnai Afrakids

Pada Selasa (11/9/2018), sebanyak 20 anak difabel mengikuti lomba mewarnai dan menggambar yang digelar Afrakids di Mall Botani Square, Bogor. Acara tersebut dilangsungkan dalam rangka peluncuran produk kaos terbaru Afrakids yang tahun ini mengambil tema ‘Beyond Grateful’.

”Afrakids memberikan keberpihakan kepada teman-teman difabel untuk turut serta perlombaan mewarnai dan menggambar dalam rangka launching ‘Beyond Grateful’,” ujar CEO PT Afra Insani Amanah, Yosi Yunasha.

Afrakids, start up produsen pakaian dan perlengkapan anak Muslim, memberdayakan anak difabel untuk kali pertama dalam lima tahun terakhir ini. Afrakids sebelumnya selama 5 tahun belakangan melakukan pemberdayaan Desa Qur’an.

Head Of Sale Afrakids, Astri Fitri Astari, menyatakan bahwa ada 20 anak-anak difabel (rungu, daksa, grahita, down syndrome, autism, dan speech delay) dari Diffable Action yang diundang untuk ikut perlombaan mewarnai dan menggambar. Pihaknya nanti akan memilih tiga gambar pemenang untuk dijadikan gambar sebuah merchandise dari Afrakids untuk dijual.

”Sebanyak 20 gambar akan diunggah di media sosial dan dipilih tiga likes terbanyak,” kata Astri. ”Nah, tiga likes terbanyak itu yang akan kami terjemahkan dalam bentuk merchandise khusus.”

Launching Beyond Grateful, Puluhan Anak Difabel Ikuti Lomba Mewarnai Afrakids
Launching Beyond Grateful, Puluhan Anak Difabel Ikuti Lomba Mewarnai Afrakids

Astri mengatakan, cinderamatanya bisa dibuat dalam bentuk tas, tote bag atau kaos. Sebagian hasil keuntungan penjualan nantinya akan disalurkan kembali ke Diffable Action. Harga produk merchandise-nya dipastikan terjangkau yakni kisaran Rp 100 ribu untuk kaos dan Rp 200 ribu untuk tas.

Selain mengadakan lomba menggambar dan mewarnai di acara launching Beyond Grateful, Afrakids juga menggelar rangkaian acara lainnya seperti lomba review kaos, bazar, dan Wall of Fame Afrakids. Ada juga Meet n Greet dengan Aishwa Nahla, balita dari Palembang yang pandai bershalawat.

Adapun jumlah keseluruhan peserta lomba ada 130 peserta. Termasuk 20 peserta difabel yang juga turut tampil dalam fashion show Inklusi dan pembacaan surat pendek.

Terkait Beyond Grateful yang menjadi tema tahun ini, Yosi mengharapkan syukur (grateful) tidak semata-mata dalam ucapan semata. Tapi, bersyukur juga harus diejawantahkan ke dalam bisnis mereka. ”Syukur itu bukan hanya untuk waktu senang saja, tapi bagaimana kita juga bisa bersyukur sewaktu susah,” ujar Yosi.