NasionalOpiniPilpres 2019

MENGENAL DAN MEMAHAMI KELEMBUTAN HATI PRABOWO

MENGENAL DAN MEMAHAMI KELEMBUTAN HATI PRABOWO

Ketika fitnah 98 menerjang, Prabowo legowo dan memilih kehidupan baru sebagai seorang pengusaha. Kala itu, seakan-akan semua yang terjadi di indonesia adalah dosa Prabowo. Rakyat indonesia dibuat kehilangan akal sehatnya dengan bombardir berita fitnah tentang sosok Prabowo dan hanya sedikit yang membelanya.

Prabowo dihakimi oleh sebuah kesalahan yang tidak pernah dia lakukan. Namun demikianlah media jahat bekerja, seakan-akan Prabowo adalah iblis laknat yang membuat sengsara bangsa ini. Seakan-akan Indonesia akan runtuh jika Prabowo masih ada di Indonesia.

Ntah itu sebuah kesalahan atau tidak ketika dirinya maju mengambil semua tanggung jawab anak buahnya, karena hal ini tidak dilakukan oleh pasukan lain yang mendapat instruksi yang sama. Sementara teman-teman dan atasannya menyalahkan diri prabowo seorang.

Padahal diantara mereka adalah orang-orang yang pernah Prabowo tolong dan besarkan. Namun demikian Prabowo tetap tutup mulut rapat-rapat dan tidak membalas orang-orang yang memfitnahnya.

Prabowo mengaku bersedih, siapa yang tidak bersedih mengalami hal seperti itu? Martabat, Jabatan bahkan rumah tangga hancur. Namun hanya kata “Becik Ketitik, Olo Ketoro” yang keluar dari mulut Prabowo. Padahal waktu itu dia bisa saja melawan karena dia memimpin pasukan besar tapi tidak dia lakukan, dia tidak ingin ada perpecahan.

Prabowo meski seorang jendral pasukan khusus yang disegani di seluruh dunia pada hakekatnya hatinya lembut dan itu sebabnya fitnah-fitnah yang ditujukan kepada dirinya adalah mematahkan hal tersebut, kelembutan hatinya.

MENGENAL DAN MEMAHAMI KELEMBUTAN HATI PRABOWO
MENGENAL DAN MEMAHAMI KELEMBUTAN HATI PRABOWO

Ketika diinstruksikan membunuh para mahasiswa tapi Prabowo malah menyelamatkan, demikian kesaksian Cak Nun. Ketika penduduk desa krakas yang harusnya di jadikan musuh siapapun termasuk anak-anak, perempuan dan orang tua namun dia malah melindunginya.

Bahkan ketika xanana tertangkap olehnya, Prabowo masih mau mentaati konsensus jenewa masalah tahanan perang. Mungkin jika tim lain, nama xanana tidak dikenal hingga sekarang.

Ketika dia menyelamatkan Wifrida dari tiang gantungan malah dihinakan dan difitnah, Prabowo lebih memilih mengalah dan hanya mengucap “Becik Ketitik, Olo Ketoro”. Ketika fitnah-fitnah tidak masuk akal terus di produksi untuk menyerang dirinya diam bahkan ketika ajudannya batok kepalanya di terjang pelurunya-pun dirinya tetap diam.

Ketika Ratna Sarumpaet mengaku membohongipun, Prabowo memaafkan dan malah bersyukur bahwa hal tersebut tidak terjadi kepada diri bu Ratna Sarumpaet. Helloo pak prabowo, anda itu dibohongi oleh Ratna Sarumpaet. Kenapa malah bersyukur bahwa penganiayaan itu tidak ada??

Prabowo adalah sosok yang jujur dan lembut hati. Dia selalu berprasangka baik kepada orang lain dan berpikiran positif kepada orang lain. Sehingga sering dimanfaatkan orang lain. Masih ingat bagaimana Prabowo di tipu di perjanjian batu tulis? Masih ingat bagaimana Prabowo di khianati orang yang dia besarkan bahkan di hina bocor, duda, kardus? Prabowo tidak membalas.

Prabowo mengakui bahwa kebaikan dirinya suka disalah gunakan orang lain. Dia biasa dikhianati dan dibohongi, namun Prabowo menyatakan bahwa yang terpenting bukan dia yang khianat dan berbohong.

Meski demikian, justru kelembutan hati Prabowo-lah yang membuat banyak orang kini berada di belakang barisannya. Bisa jadi orangnya adalah termasuk anda. Para ulama pinilih yang memiliki ketajaman hati pun kini juga berada dibalik perjuangan Prabowo. Karena kita semua tahu bahwa Prabowo adalah seorang kesatria.

Prabowo sosok kesatria yang berani mengaku yang salah adalah salah dan yang benar itu benar. Dia tidak malu untuk meminta maaf jika bersalah. Sosok inilah yang kita cari untuk memimpin negeri ini.

Prabowo adalah sosok yang unik. Kita harus bersyukur memiliki seorang pemimpin seperti Prabowo. Semakin di fitnah dia semakin kuat, semakin dihina dia semakin mulia. Dan kita semua adalah saksinya.

Prabowo adalah sebuah harapan bangsa ini. Harapan untuk membenahi carut marut negeri ini. Mengakhiri penderitaan panjang rakyat akibat kenaikan harga-harga dan kemrosotan para ekonomi bangsa.

Apa iya kita akan diam saja melihat negara di ujung kehancuran? Apa iya kita diam saja rakyat semakin menderita? Perjuangan Prabowo adalah perjuangan kita. Perjuangan rakyat untuk berdikari, mandiri dan berdaulat sesuai cita-cita pendiri bangsa ini.

Jika kita sepakat, mari kita perjuangkan!