NasionalPolitik

Di Sisa Masa Kampanye Pilpres 2019, Inilah Alasan Sandiaga Akan Lebih Fokus Berkampanye Di Jawa Tengah

Di sisa masa kampanye Pilpres 2019 yang tinggal empat bulan lagi, Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menyatakan akan fokus berkampanye di Jawa Tengah.

“Ini betul, akan kami pusatkan (kampanye) di Jawa Tengah,” ujar Sandiaga melalui keterangan tertulis, Minggu (9/12/2018).

Terhitung sejak 23 September 2018 ditetapkan oleh Komisi Pemiilihan Umum (KPU) sebagai hari pertama kampanye Pilpres 2019, mantan wakil gubernur DKI tersebut tercatat sudah berkampanye di 818 titik.

Sandi ingin fokus berkampanye di Jawa Tengah karena menurutnya, di wilayah tersebut masih banyak masyarakat yang ingin mengetahui visi misinya sebagai pendamping Prabowo Subianto.

“Karena di sana (Jawa Tengah) lokasi luas dan animo masyarakatnya banyak,” ujar Sandiaga.

Sebelumnya, Sandiaga mengklaim elektabilitasnya bersama capres Prabowo Subianto mencapai 40 persen. Angka itu, kata dia, mengacu pada survei internal yang dilakukan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

Di Sisa Masa Kampanye Pilpres 2019, Inilah Alasan Sandiaga Akan Lebih Fokus Berkampanye Di Jawa Tengah
Di Sisa Masa Kampanye Pilpres 2019, Inilah Alasan Sandiaga Akan Lebih Fokus Berkampanye Di Jawa Tengah

“Alhamdulillah kita sudah capai 40 persen. Ini perlu kita syukuri, tapi kita masih jauh tertinggal kita masih kejar. Kita masih punya 130 hari lagi, kita yakin bisa menangkap aspirasi masyarakat,” kata Sandiaga saat ditemui di daerah Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018).

Di awal tahun 2019, Sandiaga yakin, hingga menjelang pemilihan elektabilitas pasangan Prabowo-Sandiaga akan terus meningkat.

“Kami yakin dalam awal tahun depan kami akan terus (meningkat), kalau menyusul itu dari Allah, tetapi kalau kita kerja keras itu kita ikhtiar saja,” tutur Sandiaga.

Sementara hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia Denny JA (LSI) menunjukkan elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres yang berkontestasi pada Pilpres 2019 mendatang tidak mengalami peningkatan yang signifikan atau cenderung stagnan selama dua bulan masa kampanye.

Berdasarkan hasil survei November 2018, elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf berada pada angka 53,2 persen dan Prabowo-Sandiaga sebesar 31,2 persen. Sedangkan responden yang masih belum menentukan pilihan sebesar 15,6 persen.

Namun demikian, di sisa masa kampanye Pilpres 2019, Sandiaga akan lebih fokus berkampanye di Jawa Tengah.