NasionalPolitik

Yakin, Pasangan Prabowo-Sandiaga Targetkan 60% Suara Di DKI Jakarta Bisa Tercapai

Muhammad Taufik, Ketua Sekretaris Nasional Prabowo dan Sandiaga menyebut, pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan merajai suara di wilayah DKI Jakarta. Meskipun Pilpres 2014 lalu, hasil suara Prabowo di DKI masih kalah tipis dari Jokowi, Taufik yakin saat ini target 60 persen dapat tercapai.

“Kalah sedikit (Pilpres 2014) kita meyakini bahwa di Jakarta akan menang. 60 persen target kita,” kata Taufik saat ditemui di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/12).

Namun dengan target tersebut Taufik tidak mau jumawa. Dia juga menjelaskan, rencana pemindahan markas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ke Jawa Tengah bukan sebagai pertimbangan lantaran target 60 persen di Jakarta pasti terpenuhi.

“Kita enggak ada hubungan dengan pindah. Kita kerja, targetnya 60 persen. Pindah itu bagian dari strategi,” ujar Taufik .

Muhammad Taufik, Ketua Sekretaris Nasional Prabowo dan Sandiaga
Muhammad Taufik, Ketua Sekretaris Nasional Prabowo dan Sandiaga 

Hasil Pilpres 2014

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu berkaca dari hasil Pilpres 2014, yang mana suara Prabowo di Jawa Tengah masih jauh panggang dari api. Oleh sebab itu, BPN merombak stategi dengan cara membuat markas utama di ‘kandang banteng’.

“Terutama kan dari pengalaman yang lalu ya bahwa Jawa Tengah kan kita kalah cukup lumayan. Maka wajar saja kalau kemudian pusatnya di Jawa Tengah. Menurut saya wajar. Itu strategi,” pungkas Taufik.

Oleh karena itu, pasangan Prabowo-Sandiaga meyakini target 60% suara di DKI Jakarta bisa tercapai.