Nasional

Tak Becus Masak, Vero Tan Dimusuhi Ibunda BTP

Tak Becus Masak, Vero Tan Dimusuhi Ibunda BTP

Siapa yang tak kenal Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2014 mendampingi Jokowi sebagai Gubernur saat itu. Ahok BTP, kini telah dibebaskan dari penjara karena kasus penodaan agama yang membuatnya divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Mei 2017 lalu.

Setelah bebas, BPT dikabarkan akan menikah lagi. Kini, BTP membongkar alasannya menikah lagi dan memilih Puput Nastiti Devi sebagai calon istrinya. Hal tersebut terbongkar saat BTP bertemu Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang.

Kemudian, BTP pun membeberkan salah satu alasannya dia ingin menikah lagi karena diminta mamanya.

Oso menanyakan BPT dengan pertanyaan soal Polwan yang akan ia nikahi.  BTP pun membenarkan hal tersebut. “Iya Polwan,” kata BTP.  Sejak dulu, katanya Puput Nastiti Devy kerap membantu memasak.

Lebih lanjut, BTP menyebut dia harus mengenalkan calon istrinya itu ke sang ibunda. Ternyata sang ibunda cocok dengan pilihan itu, bahkan sang ibunda sebenarnya tak yakin Bripda Puput mau sama Ahok. “Ibu saya bilang,  kalau dia mau sama kamu untung loh Hok. saya sih nggak yakin dia mau ama lu hok,” kata BTP mengikuti ucapan ibundanya.

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok berkumpul bersama keluarga
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok berkumpul bersama keluarga

Kemudian, bahwa seorang BTP yang katanya memperjuangkan kesetaraan dan keadilan sosial tetapi mencari istri hanya untuk menggantikan peran ibunya.

“Ya, mama saya suruh nikah. Ya kan mama saya bilang, ‘gini Hok, saya (mama) nggak mungkin ngurus kamu, mau tinggal sama kamu, saya sudah 70an. Mau sampai kapan? Mama saya selalu bilang istri kamu itu harusnya pengganti saya (mama) soal masak memasak, bikin kue, dan ngurusin kamu. Yang dulu kan nggak mau,” ujar Ahok menirukan kata ibunya.

Jika ingin menikah lagi, tidak seharusnya menjelek-jelakkan mantan istri. Apalagi dikait-kaitkan dengan hoki. Setelah sekian tahun mendampingi, tidak ingatkah apa saja jasa yang telah dilakukannya? Sekarang, karena ingin menikah lagi maka berbagai alasan ditujukan pada sang mantan. Dan apakah jika menikah dengan calon istri muda bisa menjamin bahwa hidup kedepan akan lebih sukses?

BTP lantas melanjutkan, jika menikah lagi ibunya berpesan agar tidak menikah dengan janda karena hal tersebut akan membuat masalah.

Mama saya sudah bilang, “menikah, jangan nikah sama janda, pasti ada masalah. Kalau menikah harus sekarang. Kalau sudah 55 baru menikah, anakmu kasihan. Kalau sudah 55 nggak usah nikah lagi. Kalau nikah sama perawan pasti nuntut anak’,” ujar BTP.

Memang kenapa dengan status janda dan benarkah menikah dengan janda akan membuat masalah? Sungguh pemikiran yang dangkal. Seandainya manusia bisa memilih, tidak ada seorang pun yang ingin menjadi janda. Menikah itu hak seseorang dan jodoh pun ada ditangan Tuhan, tidak ada yang tahu, Jadi menikahlah jika memang sudah suka sama suka dan itu sudah jodohnya, tidaklah harus menyinggung atau menyakiti perasaan seseorang dengan status janda.

Dengan demikian, alasan seorang BTP untuk menikah lagi sekarang sudah jelas. Bahwa, menilai seorang perempuan ternyata hanya seperti itu, alih-alih berbicara kesetaraan gender tetapi menyesatkan.