NasionalPolitik

Buni Yani Dipenjara, BPN Prabowo-Sandi Terus Beri Dukungan Moral

Buni Yani Dipenjara, BPN Prabowo-Sandi Terus Beri Dukungan Moral

Buni Yani merupakan terpidana kasus ujaran kebencian yang terbukti bersalah karena mengedit video Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Perbuatan Buni Yani dinilai memenuhi unsur Pasal 32 Ayat 1 dan Pasal 28 Ayat 2 UU ITE dengan melakukan ujaran kebencian dan mengedit isi video pidato mantan Gubernur DKI Jakarta.

Buni Yani akan dipenjara pada Jumat 1 Februari. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengaku akan terus memberikan dukungan moral pada Buni Yani.

“Insyaallah kami dari Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi akan memberikan dukungan moral pada mas Buni Yani agar tetap tabah dan semangat menjalani hukumannya. BPN Prabowo-Sandi akan mendoakan dan memberikan dukungan,” kata Juru bicara BPN Andre Rosiade, Rabu (30/1/).

Dikatakan Andre, Buni Yani sudah berupaya untuk memperjuangkan haknya melalui kasasi. Tetapi, putusan yang diberikan Mahkamah Agung (MA) harus dihormati.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade
Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade

“Tentu kita harus menghormati bahwa mas Buni Yani sudah melakukan perjuangan semaksimal mungkin untuk memperjuangkan, tapi ternyata putusan berkata lain. Untuk itu kami menghormati keputusan kasasi dari MA, dimana Indonesia itu negara hukum kasasinya harus kita hormati,” katanya.

Menurut Wakil Sekjen Partai Gerindra ini, hal yang dialami oleh Buni Yani merupakan bentuk risiko dari perjuangan dalam menegakkan demokrasi. Dia juga mengatakan Buni Yani akan taat kepada hukum dan menjalankan putusan tersebut.

“Mas Buni Yani tentu sebagai warga negara Indonesia yang baik, taat hukum akan memenuhi putusan kasasi ini. Ini adalah salah satu bentuk risiko perjuangan dalam menegakkan demokrasi dan kebenaran yang harus ditempuh,” tutur Andre.

“Saya yakin mas Buni Yani dalam menjalankan hukuman nanti, tidak akan merengek untuk ditaruh di Rutan Brimob,” lanjutnya.

Buni Yani Dipenjara, BPN Prabowo-Sandi Terus Beri Dukungan Moral
Buni Yani Dipenjara, BPN Prabowo-Sandi Terus Beri Dukungan Moral

Sebelumnya, Buni Yani mengakui sudah menerima salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA). Dengan diterimanya salinan putusan itu, Buni Yani menyebut kasusnya telah inkrah.

“Dua hari yang lalu saya sudah mendapatkan panggilan dari Kejaksaan Negeri Depok, akan dilakukan eksekusi. Saya masuk penjara tanggal 1 Februari, hari Jumat lusa,” jelas Buni Yani saat memberikan sambutan di acara ‘Aksi Solidaritas Ahmad Dhani’ di kantor DPP Gerindra, Jl RM Harsono, Rabu (30/1).

Adapun, kasus yang menjerat Buni Yani bermula saat ia mengunggah potongan video Ahok saat  masih menjabat Gubernur DKI menjadi 30 detik pada 6 Oktober 2016. Padahal video asli pidato Ahok berdurasi 1 jam 48 menit 33 detik.