NasionalPolitik

Petahana Serang BPN Prabowo-Sandi Terkait Propaganda Rusia

Petahana Serang BPN Prabowo-Sandi Terkait Propaganda RusiaPetahana Serang BPN Prabowo-Sandi Terkait Propaganda Rusia

Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada timses yang menggunakan propaganda Rusia. Jokowi mengatakan perpolitikan di Indonesia dipenuhi banyak fitnah dan kabar bohong alias hoax.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno khawatir pernyataan capres petahana Joko Widodo mengenai ada tim sukses yang menyiapkan propaganda Rusia bisa merusak hubungan diplomatik. Pernyataan tersebut dinilai bakal menimbulkan rasa curiga.

“Propaganda Rusia itu apa ya? Saya tidak paham maksud Pak Petahana. Harusnya, tanyakan juga tanggapan Kedutaan Rusia tu. Minta penjelasan soal tuduhan petahana ini. Kan masyarakat jadi curiga sama orang Rusia karena pernyataan Presiden ini, semoga tidak merusak hubungan diplomatik kita. Warga kita lebih dari 878 orang itu di Rusia tercatat per 2018 ini,” ujar jubir BPN, Faldo Maldini, kepada wartawan, Minggu (3/2/2019).

Faldo meminta kubu petahana tidak merasa seperti korban. Kubu Prabowo, menurutnya, justru sering melaporkan banyak kasus terkait berita bohong, tetapi hingga saat ini belum ada perkembangannya.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Faldo Maldini
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Faldo Maldini

“Kalau masalah berita bohong, petahana tidak perlu merasa menjadi korban sendiri. Kita semua tidak setuju. Dorong penegakan hukumnya. Laporan yang menyerang Kubu Pak Prabowo sampai hari ini belum ada yang selesai tu. Saya ingat sehari setelah deklarasi kampanye damai muncul skandal Sandiaga, sampai hari ini tidak jelas ujungnya,” katanya.

Menurut jubir BPN ini, Jokowi sebagai kepala negara seharusnya mengeluarkan pernyataan yang mampu mengunggah rasa persatuan. Jangan sampai orang yang tidak mendukung Jokowi malah disebut pembuat berita bohong.

“Kepala negara itu harusnya memberikan pesan persatuan, bukan memecah belah. Seolah yang tidak dukung beliau adalah pembuat hoax semua. Kami sudah datang dengan data-data ekonomi yang komprehensif, dari Nawacita petahana itu cuma satu poin yang tercapai dari sepuluh poin. Tidak ada tanggapan yang serius soal itu,” tutur Faldo.

“Kalau saya, iyain aja deh, bebas kalau Presiden mah, walaupun kami sebenarnya pakai propaganda nasi padang dan warung tegal. Setiap tikungan ada, mendengarkan dan menjawab keluhan warga di akar rumput, biar harga makanan terjangkau dan stabil untuk seluruh warga negara,” jelasnya.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan ada tim sukses yang menyiapkan propaganda ala Rusia. Capres nomor urut 01 tersebut mengatakan perpolitikan di Indonesia dipenuhi banyak fitnah dan kabar bohong alias hoax.