NasionalPolitik

Prabowo-Sandi Fokus Berantas Kemiskinan Di Indonesia, Ini Strateginya

Prabowo-Sandi Fokus Berantas Kemiskinan Di Indonesia, Ini Strateginya (harianpress.com)Prabowo-Sandi Fokus Berantas Kemiskinan Di Indonesia, Ini Strateginya

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengatakan, pengentasan kemiskinan akan menjadi fokus calon presiden (capres) nomor urut 02 jika terpilih menjadi Presiden RI 2019-2024. Prabowo akan meningkatkan transfer payment atau penyaluran dana bagi masyarakat miskin sebagai upaya mewujudkan hal tersebut.

Demikian disampaikan Tim Ekonomi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Anthony Budiawan di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

“Kesenjangan sosial hanya bisa dikurangi kalau pemerintah mempunyai uang, pemerintah punya uang sehingga, jadi kalau ada yang namanya istilah ekonominya transfer payment,” kata Anthony.

Anthony menuturkan, transfer payment akan ditingkatkan melalui penerimaan pajak yang lebih besar. Rasio penerimaan pajak negara saat ini dinilai belum cukup untuk menutup dana pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Tim Ekonomi BPN Prabowo-Sandi, Anthony Budiawan (harianpress.com)
Tim Ekonomi BPN Prabowo-Sandi, Anthony Budiawan

“Jadi intinya adalah kita harus meningkatkan pendapatan-pendapatan negara sehingga kita bisa mengurangi kesenjangan sosial dengan melakukan transfer payment,” tuturnya.

Nantinya, transfer payment ini akan dialokasikan dalam membantu masyarakat mendapat pendidikan, transportasi dan kesehatan yang lebih adil dan mudah. Saat ini, pemerintahan dinilai belum berhasil mewujudkan ketiga hal tersebut lantaran penerimaan pajak rendah.

“Di mana bahwa masyarakat golongan bawah di bantu sekolahnya, transportasi dan sebagainya ya. Di sini ada yang sedikit yang dikatakan pakai kartu-kartu tadi tidak memadai karena tax ratiokita di bawah 10 persen,” ungkapnya.

Anthony juga mengatakan, dibutuhkan rasio pajak sekitar 16 persen untuk bisa menciptakan penurunan kemiskinan dan kesenjangan sosial.

“Ya kita kan kalau Prabowo mengatakan kita akan increase sampai 15 persen sampai 16 persen. Itu baru kita bisa. Sekarang 2 persen saja naik itu kurang lebih ekuivalen dengan Rp 300 triliun,” jelasnya.

Jadi, itulah strategi Prabowo-Sandi untuk memberantas kemiskinan di Indonesia. Terlebih, jika Prabowo-Sandi menang dalam Pilpres 2019 mendatang, maka strategi tersebut akan segera dilaksanakan.

Tinggalkan Balasan