NasionalPolitik

Siang Ini, Massa GNKR Mulai Padati Kantor Bawaslu

Siang Ini, Massa GNKR Mulai Padati Kantor Bawaslu (harianpress.com)Siang Ini, Massa GNKR Mulai Padati Kantor Bawaslu

Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat mulai ramai dipadati massa Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) siang ini Selasa, 21 Mei 2019. Menurut pantauan di lokasi, massa yang berjumlah ratusan lebih ini mulai berdatangan sejak pukul 13.20 WIB tadi.

Dalam aksinya, mereka membawa spanduk bertuliskan ‘Rakyat Bersatu Lawan Pemilu Curang’ juga puluhan pamflet ‘Lawan Pemilu Curang’.  Massa juga meneriakkan yel-yel untuk polisi.

“Tugasmu mengayomi, tugasmu mengayomi, Pak polisi Pak polisi jangan ikut kompetisi,” teriak orator diikuti yel-yel kompak dari massa GNKR.

Sementara itu, masih di lokasi yang sama agak berjauhan, juga ada massa Gerakan Anak Bangsa membawa pamflet sembari meneriakkan dukungan pada Bawaslu.

Siang Ini, Massa GNKR Mulai Padati Kantor Bawaslu (harianpress.com)
Siang Ini, Massa GNKR Mulai Padati Kantor Bawaslu

“Marilah kita sama-sama bersatu padu, siapapun kalian baik dari paslon 01 dan 02 sungguh demokrasi harus dijalankan, tapi persatuan menjadi segala-galanya. Kami meminta kepada Bawaslu mengambil sikap jika memang curang katakan curang, jika tidak katakan tidak,” orasi seorang peserta aksi Gerakan Anak Bangsa dari atas mobil komando.

Sebelumnya, salah satu anggota GNKR, Jumhur Hidayat mengatakan, aksi damai akan dipusatkan di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

“Sehubungan dengan ini, maka kami dari GNKR akan melaksanakan aksi protes damai melawan pemilu curang secara serentak di seluruh Indonesia dari tanggal 21 sampai 25 Mei dengan memusatkan tempat protesnya di Bawaslu,” ujarnya di Rumah Perjuangan Rakyat, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5/2019).

Mantan kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) ini berharap, aksi dapat berlangsung tertib. Jumhur percaya polisi akan mengawal aksi tersebut.

“Agar aksi ini berjalan lancar, kami mengharapkan aparat keamanan untuk membantu pengamanan ini, dan bila ada pihak-pihak yang ingin mengganggu secara sigap aparat kepolisian dapat mengatasinya,” kata Jumhur.

Selain itu, GNKR juga mengimbau partisipasi pihak gedung-gedung sekitar kawasan tempat mereka beraksi untuk memberikan akses, mulai dari tempat beribadah dan sarana MCK. Sehingga dapat mempermudah dan meringankan para peserta aksi damai tersebut.