NasionalPolitik

Bentrok Di Sekitar Bawaslu, Sementara Empat Orang Luka-Luka

Bentrok Di Sekitar Bawaslu, Sementara Empat Orang Luka-Luka (harianpress.com)Bentrok Di Sekitar Bawaslu, Sementara Empat Orang Luka-Luka

Beberapa massa aksi yang masih bertahan di sekitaran gedung Bawaslu RI dalam kondisi lemas karena menghirup udara gas air mata yang ditembakkan oleh pihak kepolisian. Sebelumnya, polisi membubarkan paksa massa yang masih bertahan di sekitar gedung Bawaslu dengan menembakkan gas air mata.

Menurut pantauan, terlihat seorang pria digotong dengan kondisi lemas serta dalam kondisi mata mengeluarkan air mata. Pria tersebut diketahui terkena gas air mata yang ditembakkan oleh polisi.

Kemudian, pria tersebut langsung dibawa oleh seseorang ke Posko Kesehatan dari IDI Cabang Tangerang dan langsung diberikan pertolongan oleh tim medis yang masih siaga di sekitaran gedung Bawaslu.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak empat orang yang telah diberi pertolongan di Posko Kesehatan IDI Cabang Tangerang. Satu pria mengalami luka dibagian kaki akibat terkena batu, satu pria lainnya mengalami luka dibagian tangan. Sedangkan dua lainnya hanya mengalami sesak nafas akibat menghirup udara yang terkontaminasi gas air mata.

Bentrok Di Sekitar Bawaslu, Sementara Empat Orang Luka-Luka (harianpress.com)
Bentrok Di Sekitar Bawaslu, Sementara Empat Orang Luka-Luka

“Tadi ada sekitar empat orang mas, ada yang kakinya luka, ada yang tangannya juga luka, setelah kami beri pertolongan dia langsung bisa pulang,” kata salah satu tim medis, Rabu (22/5) dini hari.

Tidak hanya itu, tampak pula sejumlah mobil ambulans bolak-balik membawa korban yang dalam kondisi darurat untuk dibawa ke Rumah Sakit terdekat yaitu RS Budi Kemuliaan dekat Bank Indonesia (BI).

“Kalau yang dibawa rumah sakit banyak mas, tadi banyak mobil ambulans bolak-balik lewat bawa korban,” ujar petugas kesehatan.

Sementara itu, hingga saat ini, dua jalur Jalan MH Thamrin masih ditutup. Selain itu, terlihat pula mobil ambulans yang siaga di sekitaran gedung Bawaslu RI.

Tinggalkan Balasan